Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed

Jasa Pemasaran Residence Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Rumah Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya hubungi 082112211178
Property Agent Industrial Malang Raya Area Properti
Property Agent Malang Raya Area Properti
Property Agent Malang Raya Area Properti
Jasa Pemasaran Residence Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya area Property Agent
Komentar Dinonaktifkan pada Cemoro kandang Malang Prospek Budidaya Anggrek

Cemoro kandang Malang Prospek Budidaya Anggrek

| advertise | 29/05/2021

budidaya-anggrek-cemorokandang-malang

Kelurahan Cemorokandang merupakan kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kelurahan ini terdiri dari 11 RW (Rukun Warga) dan 61 RT (Rukun Tetangga).  Secara administratif, Kelurahan Cemorokandang dikelilingi oleh kelurahan lainnya yang ada di Kota Malang. Di sebelah utara, Kelurahan Cemorokandang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Di sebelah timur, kelurahan ini juga berbatasan langsung dengan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Di sebelah selatan, Kelurahan Cemorokandang berbatasan dengan Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Lalu, di sebelah barat, kelurahan ini berbatasan dengan Kelurahan Madyopuro dan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang. Cemorokandang dipimpin oleh seorang Lurah. Dalam mengemban tugasnya sehari-hari, Lurah Cemorokandang dibantu oleh staf dengan jumlah personel 10 orang. Untuk mengurus administrasi kependudukan, warga setempat bisa datang ke Kantor Kelurahan Cemorokandang yang beralamatkan di Jl. Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang 65138.

Dalam menjalankan tugas pemerintahan di wilayahnya, Kelurahan Cemorokandang memiliki mitra kerja. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga masyarakat, hingga pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Selain itu, ada organisasi sosial kemasyarakatan seperti karang taruna, karang werda, kader lingkungan, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani dan Nelayan), KKB (Kader Keluarga Berencana), BKB (Bina Keluarga Balita), WKSBM (Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat), Tokoh Masyarakat, Gerdu Taskin, PLKB, Dasawisma, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), TK, Modin, Satgas Linmas, dan lain-lain.

Untuk mendukung misi Kota Malang sebagai salah satu kota pendidikan di Jawa Timur, pendidikan juga digalakkan di Kelurahan Cemorokandang. Dua sekolah negeri yang menjadi andalan kalurahan ini adalah SMK Negeri 9 dan SMP Negeri 22.

Sama seperti kelurahan di sekitarnya, Cemorokandang termasuk dalam kelurahan yang mengandalkan sektor agrobisnis, mengingat daerah persawahan dan ladang cukup luas di wilayahnya. Tak heran jika bertani menjadi mata pencaharian utama mayoitas penduduk Kelurahan Cemorokandang. Sayangnya, kelurahan ini masih masuk dalam kategori kelurahan tertinggal di Kota Malang.

Di kawasan Kelurahan Cemorokandang ini ada lima pembudidayaan anggrek dan tiga green house yang dikelola oleh warga setempat untuk mengembangkan budi daya anggrek. Pengembangan budi daya anggrek ini salah satunya lahir karena dampak pandemi Covid-19. Atas inisiasi warga, lahan fasum yang tidak terpakai pun dimanfaatkan untuk bercocok tanam anggrek agar ekonomi warga khususnya warga yang profesinya terdampak pandemi bisa terus berputar.

Anggrek yang dibudidayakan dijual dengan sistem sharing profit dan satu pintu baik secara online melalui marketplace maupun langsung di tempat. Konsumen anggrek dapat mengunjungi langsung tempat pembudidayaan untuk membeli tanaman anggrek. Dengan bercocok tanam anggrek ini, ekonomi warga yang terdampak pandemi bisa berputar. Perputaran ekonomi dari budi daya anggrek ini cukup cepat cepat karena tanaman anggrek tidak perlu menunggu berbunga untuk dapat dijual. Melainkan dari usia bibit, remaja, hingga berbunga anggrek sudah memiliki nilai jual yang bervariasi.