Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed

Jasa Pemasaran Residence Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Rumah Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya hubungi 082112211178
Jasa Pemasaran Residence Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya
Jasa Pemasaran Property Malang Raya area Property Agent
Property Agent Industrial Malang Raya Area Properti
Property Agent Malang Raya Area Properti
Property Agent Malang Raya Area Properti

Profile Banjararum Singosari Kota Malang

| malangpedia | 01/08/2021

biofarmaka-agriclture-banjararum-malang

A.   Kondisi Umum dan Geografis

Desa Banjararum terletak di bagian utara dari wilayah Kabupaten Malang tepatnya di Kecamatan Singosari. Dengan luas 427.190 Ha, desa Banjararum dibagi menjadi 14 RW dan 78  RT dengan bata-batas sebagai berikut :

Sebelah Utara                                           : Desa Watugede Kec. Singosari

Sebelah Selatan                                        : Kelurahan Bale Arjosari Kec. Blimbing

Sebelah Barat                                           : Desa Tunjungtirto Kec. Singosari

Sebelah Timur                                          : Desa Tirtomoyo Kec. Pakis

Area pertanian padi kurang lebih seluas 30 hektare di Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikembangkan menjadi Wisata Edukasi Pertanian.
Di desa Banjararum, kecamatan Singosari, Malang, mengadakan kegiatan bercocok tanam dikarenakan adanya peristiwa yang membuat para kepala rumah tangga terkena PHK. Dampak pandemi membuat warga menjadi kehilangan pekerjaan dan tidak ada pemasukan, untuk itu kegiatan ini digunakan untuk menghidupkan kembali komunikasi antar individu, sehingga mampu membuat warga lebih produktif dan dapat menghasilkan (membudiyakan hasil seperti: bibit, dan buahnya). Dari peristiwa tersebut, para pejabat desa RT dan RW beserta beberapa perwakilan warga yang berpengaruh di desa mengadakan musyawarah mengenai langkah atau ide yang akan dilaksanakan. Dari musyawarah tersebut, diperoleh sebuah mufakat yaitu melakukan penghijauan (bercocok tanam). Di mana pada setiap RT terbagi dengan tanaman yang berbeda-beda. Dan setiap RT sudah mendapat ketentuan dari ketua RW.

Warga desa Banjararum memilih untuk menanam tanaman holtikultura karena dianggap memiliki banyak manfaat secara langsung dan tidak langsung. Misalnya, dikonsumsi dan dinikmati sendiri atau dijual. Adapun budidaya tanaman biasanya diawali dari pembenihan, kultur jaringan, masa panen hingga pengemasan. Setelah itu, disusul dengan distribusi atau penjualan. Saat ini, daya tarik tanaman holtikultura menjadi tanaman budidaya di kebun dengan skala yang besar, tapi juga bisa menjadi dibudidayakan di area berskala kecil, misalnya di pekarangan rumah sehingga tanamannya dapat memberi manfaat secara langsung kepada yang membudidayakan.

Holtikultura sendiri itu adalah cabang dari agronomi. Berbeda dengan agronomi, holtikultura memfokuskan pada budidaya tanaman buah (pomologi/frutikultur), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman obat-obatan (biofarmaka), dan tanaman (lansekap). Salah satu ciri khas produk holtikultural adalah perisabel atau mudah rusak karena segar. Dan jenisnya, tanaman Hortikultura memiliki beberapa macam golongan seperti olekultura, florikultura, frutikultira dan biofarmaka.

Olerikultura merupakan jenis tanaman hortikultura dalam bentuk tanaman sayur dan mudah sekali ditemui di lingkungan dekat rumah. Sebab, sayuran adalah salah satu jenis tanaman yang pada umumnya diolah oleh masyarakat utuk dijadikan bahan makanan atau lauk pauk. Secara garis besar tanaman sayuran atau olerikultura dibagi lagi menjadi dua, tanaman tahunan dan musiman. Untuk tanaman musiman contohnya antara lain adalah melinjo, petai, jengkol dan lainnya. Jenis tanaman ini hanya bisa dipanen pada masa-masa tertentu saja, meski dapat dibudidayakan setiap waktu. Sedangkan tanaman tahunan diantaranya yaitu wortel, kangkung, bayam, bawang merah atau putih, cabe, tomat dan sebagainya. Semua bisa dibudidaya sepanjang tahun dan dapat diambil panennya tanpa awa batasan waktu. Tetapi tentu saja panen tersebut bisa dilakukan setelah masuk usia panen.

Tanaman holtikultura jenis frutikultura merupakan tanaman yang dapat menghasilkan buah-buahan. Pada umumnya tanaman ini membutuhkan beberapa teknik khusus ketika dibudidaya secara massal. Sama seperti olekulturan, tanaman frutikultura juga terdiri dari dua macam yaitu tahunan dan musiman. Contoh tanaman buah yang bersifat musiman misalnya mangga, durian, rambutan, semangka, melon, jeruk dan sebagainya. Sedangkan tanaman buah yang dapat menghasilkan hasil panen setiap waktu dan tidak mengenal musim antara lain nanas, pepaya, piang, nangka, salak, sawo dan belimbing serta yang lainnya.

Tanaman biofarmaka/tanaman obat merupakan jenis tanaman yang bermanfaat untuk mencegah maupun mengobati penyakit. Tanaman obat ada 2 jenis yaitu tanaman biofarmaka rimpang dan biofarmaka non-rimpang. Biofarmaka rimpang merupakan tanaman yang bermanfaat untuk obat, kosmetik, dan untuk kesehatan lainnya. Bagian tanaman yang digunakan yaitu bagian umbinya. Sedangkan biofarmaka non-rimpang yaitu tanaman yang bermanfaat untuk obat, kosmetik dan untuk kesehatan lainnya. Bagian tanaman yang digunakan yaitu daun, batang, bunga, akarnya. Contoh tanaman obat seperti lengkuas, temu lawak, kayu manis, bengkudu, brotowali, serai, dan masih banyak jenis tanaman obat lainnya.

 

 

 

70 total views, 2 today

  

Leave a Reply